Sepenggal Kata 5
Cinta itu timbul dikala seseorang datang atau membawa pertanda
entah apakah dia yang memulainya atau kamulah sebaliknya
Kasih dan sayang seseorang tidak akan pupus jika
ke pupusan itu tidak kalian mulai dan membiarkannya
Hey apa kabarmu yang disana? Masih ingatkah dirimu waktu dulu
kita berbagi kasih sayang dan canda tawa? Disini aku masih mengingatnya
meski mungkin kau sudah melupakannya!
Meski sudah kuat tapi kau masih tetap jatuh
meski sudah tegar tapi masih tetap rapuh
jika mempersulit masalah cintamu
ialah sama dengan mempersulit kehidupanmu
Kau memang sangat membenciku kala seperti
kau berjalan dibawah derasnya hujan dan tidak mau kebasahan
Hubungan jika pernah usai dan kembali menyatu
rasanya tak lagi sama bukan sebab perasaan tapi sebab kecurigaan
serta sebab tak mau lagi mengalami hal yang serupa
Kebohonganmu itu ialah kejujuranmu
maka dari itu janganlah membohongi atas dasar kau ingin
dikenal dengan kejujuranmu itu
karna kejujuran itulah kau membohongi dirimu
Kata-kata terakhirmu sebelum berpisah denganku ialah
"Bagaimana jika kalau kita bersahabat?"
Kini bukan persahabatan yang kita jalin tapi permusuhanlah yang kita jalani
Jangan jadikan jenuh sebagai alasan untuk mengakhiri
akan tetapi jadikanlah alasan untuk mengakhiri sebuah kejenuhan ini
Lupakan kejadian hari ini
dan Ambilah makna dari kejadian kali ini
suatu saat kejadian ini datang lagi tapi kau sudah persiapkan diri
Kedengkian awal mula pembencian
pembencian akhirnya menciptakan permusuhan
Ialah dulu yang kau banggakan
yang sekarang ia telah meninggalkan, melupakan
semua kenangan yang kalian buat dan ucapkan
Sehebat-hebatnya dirimu
masih ada yang lebih hebat sesudahmu
karna kehebatanmu hanyalah sementara bukan selamanya
Seangkuh apakah dirimu sehingga tak mau memaafkan antar sesama
sedang Tuhan yang menciptakan segalanya memaafkan ciptaannya
Apakah yang kamu prioritaskan, asmaramu atau persahabatanmu?
ingatlah sebelum asmara membahagiakanmu
sahabatlah yang mencarikan kebahagiaanmu itu!
Jika kau memang tidak lagi ingin bersama
kenapa menuduhku dengan kata yang sebaliknya?
Kau yang telah membuat luka di hatiku
kau yang telah membuat janji-janji palsu
kau yang selama ini aku sayangi
kau merubah cintaku jadi benci

Komentar
Posting Komentar