Sepenggal Kata 4
Tahukah kamu? bahwa hari ini aku melihat fotomu, aku jadi rindu Masih inginkah kau bersamaku lagi seperti kita dulu kala? Jangan paksakan impianmu jika tak bisa, mungkin suatu nanti impianmulah yang memaksamu untuk bisa Hidup diantara gemerlap kehidupan kota, ia tertawa karna semua didapat hanyalah tinggal meminta Hanyut mencari impian, tenggelam karna meminta. Benak menghitam, pisau digenggam, siap menikam Jika dia mengukur kecintaan atas kekayaan dan ketampanan, lebih baik tinggalkan dan jangan harapkan Mengapa dia yang selalu menduakan kau jadikan sandaran, sendangkan kau yang selalu ku utamakan hanya kau jadikan persinggahan? Mungkin kau menyesali bukan karna patah hati, akan tetapi kau terlalu berharap akan hal yang tak pasti makanya kau patah hati Mengedepankan rutinitas, mengebelakangkan prioritas. Jika begitu terus pasti akan pupus Hampa terasa semakin besar bersama lara, melanda jiwa menimpa sukma paraukan suara, datangkan resah kala...