Tetaplah kau bersandar dipundakku yang hangat, sembari kita lewati malam yang dingin nan gelap
Semua hal bisa kau lalui menyenangkan tapi satu, tanpa kata " aku " hal yang kau lalui tidak lebih menyenangkan
Hiduplah bersamaku dan beranjak tualah pula bersamaku semoga kelak kita akan bertemu dialam sana bersama
Paginya kita menerikkan, malamnya kita menyejukkan, hati yang rindu akan kasih sayang kita yang dulu
Jika kau mau berandai-andai, bisakah sejenak kau berandai melupakannya? karna tanpanya kau pun dapat bahagia
Inginku menari bersamamu diatas awan mendengarkan suara alam, disaksikan oleh Tuhan
Melupakanmu sama halnya denganku melewati 1000 gunung, 1000 lautan
Kala itu Fajar kau belum mencintaku, tetapi ketika Senja kau telah mencintaiku
Aku ingin melewati hari-hari bersamamu tanpa ada kata dia atau mereka, hanya kita berdua untuk selamanya
Kenapa engkau sudah mencintaiku dikala aku belum mencintaimu?
Kesetiaanku akan hancur hanya karna penghianatanmu setelah itu karma menantimu!
Sudah saatnya kah kita berpisah? aku jenuh dengan kelakuanmu mencari tau semua hal akan dia
Ketika fajar diufuk timur kau datang menghampiriku tapi ketika senja telah disudut barat kau pun meninggalkanku
Mati rasa ragaku ini tepat dihadapanmu ketika kita sudah tak bersama berdua
Mungkin kamu takkan bisa melupakannya, karna mungkin dia tau kamulah pilihannya
Kemarin kau masih mencintaiku, tetapi hari ini kau sudah membenciku! ada apakah gerangan adinda kekasih tersayang?
Kuteriakkan namamu dimalam sedingin ini, kusalamkan pada angin akan kata rinduku kekasih
Komentar
Posting Komentar